Kisah Timun Emas Berhasil Mengalahkan Raksasa Jahat

Posted on

Kisah Timun Emas adalah salah satu kisah cerita yang sangat menarik tidak hanya anak-anak saja. Kisahnya tentang perjuangan seorang janda ingin memiliki anak dan berharap adanya keajaiban.

Timun Mas adalah seorang gadis cantik yang didapatkan dari timun bukan dilahirkan seperti anak pada umumnya. Asalnya dari biji timun yang merupakan pemberian raksasa dan akan diambil lagi nantinya.

Raksasa tersebut akan menjadikan Timun Mas sebagai santapan ketika dia sudah dewasa nantinya. Padahal dia sangat sayang kepada ibu yang sudah membesarkan dan merawatnya selama ini dengan penuh kasih sayang.

Jika Anda tertarik ingin mengetahui lebih tentang kisah Timun Emas maka bisa simak kisahnya berikut ini. Temukan banyak pesan perjuangan Timun Mas mengalahkan raksasa jahat dan hidup bahagia bersama ibunya.

Kisah Janda Paruh Baya Mengharapkan Anak

Kisah Timun Emas dimulai dari sebuah kampung daerah Jawa Tengah hidup janda yang sudah ditinggal mati suaminya. Nama janda tersebut adalah Mbok Srini yang hidup sendirian dan merasa sangat kesepian.

Karena hidup sebatang kara dan tidak memiliki anak membuatnya berharap bisa memiliki anak untuk menemaninya. Namun harapannya tersebut tidak mungkin bisa diwujudkan karena suaminya sudah terlebih dahulu meninggal.

Ia hanya menunggu dan terus menunggu adanya keajaiban Tuhan untuk memberinya seorang anak. Untuk mewujudkan mimpinya memiliki anak membuatnya terus berdoa siang dan malam agar diberikan anak.

Pada suatu malam harapan tersebut nampaknya dikabulkan melalui mimpinya di mana ia didatangi raksasa. Dalam mimpinya raksasa tersebut meminta mbok Srini datang ke hutan tempatnya biasa mencari kayu bakar.

Dalam mimpi tersebut dijelaskan juga jika dia harus mengambil bungkusan yang terletak di bawah pohon besar. Ketika terbangun sebenarnya Mbok Srini tidak yakin dengan apa yang terjadi dalam mimpinya itu.

Namun juga sangat penasaran apakah bungkusan yang ada di bawah pohon besar tersebut. “Mungkinkah ada keajaiban dari doa-doaku?” sambi bertanya pada diri sendiri dan tetap memutuskan untuk pergi ke hutan.

Dengan harapan penuh dalam hati ia bergegas ke tempat yang ditunjukkan oleh raksasa tersebut. Sampai di hutan dicarilah pohon besar dan mengeceknya dengan seksama berharap menemukan bungkusan yang dimaksud.

Mbok Srini menemukan bungkusan yang ternyata bukan seorang bayi melainkan hanya sebutir biji timun. Dari biji timun itulah kisah Timun Emas dimulai dan membawa biji tersebut pulang ke rumah.

“Kenapa raksasa itu memberiku sebuah biji timun, apa maksudnya?” mbok Srini semakin bingung dibuatnya. Kemudian dia bergegas pulang dengan harapan bisa mendapatkan anak yang diinginkan meski merasa ragu.

Raksasa Mendatangi Mbok Srini untuk Menanam Biji Timun

Di tengah rasa penasaran dan bingung yang menjadi satu membuat mbok Srini tidak menyadari ada raksasa dibelakangnya. Sambil tertawa terbahak-bahak membuat janda paruh baya tersebut menjadi kaget sekaligus ketakutan.

“Ha..ha..ha..ha!!” raksasa tersebut tertawa dengan kerasnya membuat mbok Srini tersentak kaget. Tambah kaget lagi karena ternyata raksasa yang saat ini ada didepannya adalah raksasa hadir dalam mimpinya tersebut.

“Ampun, jangan memakan hamba tuan raksasa. Aku masih mau hidup lebih lama,” pinta mbok Srini. “Jangan takut akun tidak mau memakanmu dan bukankah kamu ingin anak?” raksasa tersebut bertanya.

Mbok Srini membenarkan hal tersebut dan tidak berani menatap raksasa karena sangat besar. Kemudian raksasa tersebut menjelaskan apa harus dilakukan pada biji timun yang didapatkannya tadi.

Kisah Timun Emas berasal dari biji timun tersebut akan lahir seorang anak perempuan namun ada syaratnya. Ketika anak itu sudah tumbuh dewasa maka harus diserahkan kembali ke raksasa tersebut.

“Segera tanam biji timun itu dan kamu akan mendapatkan anak perempuan. Namun ingat kamu harus menyerahkan dia kembali ketika dia sudah dewasa karena akan aku jadikan sebagai santapan.” Kata raksasa.

Tanpa berpikir panjang dan memang benar-benar menginginkan seorang anak membuat mbok Srini mengiyakan syarat raksasa. Dia tidak berpikir bagaimana kisah Timun Emas kedepannya yang terpenting saat ini bisa mendapatkan anak.

Padahal sudah dijelaskan dari awal kalau suatu hari raksasa itu akan mengambil kembali anak tersebut. Sama saja raksasa menitipkan bayi sampai dia dewasa kemudian setelah dewasa akan menjadikannya sebagai santapan.

Lahirnya Timun Emas dari Biji Timun

Setelah perjanjian dengan raksasa disetujui maka kisah Timun Emas yang lahir dari biji timun baru dimulai. Janda itu menanam biji timun di ladangnya setiap hari dirawat dengan sangat baik.

Dalam waktu dua bulan timun itu tumbuh dan akhirnya berbuah namun hanya ada satu buah saja. Semakin hari buahnya semakin besar membuat ukurannya berbeda dengan timun pada umumnya.

Termasuk warna timunnya juga sangat berbeda yaitu kuning keemasan sehingga tidak mirip seperti timun. Tanaman timun tersebut terus dirawatnya sampai mbok Srini yakin kalau masak baru kemudian dipanennya.

Memiliki ukuran yang cukup besar membuat mbok Srini cukup keberatan ketika membawa timun itu ke gubuknya. Kemudian dibuka timun tersebut dengan dibelahnya menjadi dua dan didapatnya bayi perempuan.

Bayi tersebut sangat cantik, sehat kemudian digendongnya bayi itu dengan rasa terharu bahagia. Saat digendong bayi itu menangis dengan sangat kencang membuat mbok Srini sangat bahagia karena mendapatkan anak.

Anak tersebut dinamakan sesuai dengan kisah Timun Emas dan dirawatnya seperti anak sendiri. “Cup.. cup jangan menangis anakku, kamu sama ibu sekarang kita akan hidup berdua ya nak.”

Raksasa Menagih Janjinya untuk Mengambil Timun Emas

Kebahagiaan Mbok Srini sangat terasa dalam kisah Timun Emas karena berhasil mendapatkan anak. Rasa haru yang menyelimuti hatinya membuat air mata menetes dengan sendirinya membasahi pipi.

Perasaan yang amat bahagia itu membuatnya melupakan perjanjian dengan sang raksasa. Bahwa ia harus menyerahkan bayi tersebut ketika nanti sudah dewasa dan hal tersebut diabaikannya.

Mbok Srini merawat dan mendidik Timun Mas dengan penuh rasa sayang sampai dia tumbuh dewasa. Tumbuh menjadi gadis cantik tidak hanya fisiknya saja namun juga memiliki kecerdasan sangat luar biasa.

Kecantikan paras dan hatinya membuat Mbok Srini sangat bangga sekaligus bahagia memiliki Timun Mas. Seakan tidak akan pernah rela melepaskan anak gadisnya itu yang didapatkan dari buah timun.

Hingga pada suatu malam Mbok Srini bermimpi raksasa itu datang dan meninggalkan pesan kepadanya. “Satu minggu lagi aku akan datang untuk menjemput Timun Mas,” pesan raksasa tersebut.

Mendapatkan mimpi tersebut membuat Mbok Srini mengingat bagaimana perjanjian awal kisah Timun Emas. Raksasa tersebut akan datang menagih janjinya dulu yang artinya Timun Mas akan dibawa pergi.

Sejak mendapatkan mimpi itu membuat Mbok Srini merasa sangat sedih dan sering duduk termenung sendiri. Dia merasa sangat sedih karena membayangkan harus kehilangan anak yang disayanginya untuk diserahkan kepada raksasa.

Dalam hatinya tidak rela karena raksasa tersebut jahat ingin menjadikan Timun Mas sebagai santapannya. Hal ini semakin membuatnya kepikiran karena sangat takut jika Timun Mas dimakan raksasa.

Mbok Srini Menceritakan Semua Rahasianya

Dalam kisah Timun Emas ini sangat menarik karena meskipun Timun Mas bukan anak kandung Mbok Srini. Namun kasih sayangnya sangat luar biasa dan tidak rela jika harus diberikan kepada raksasa.

Ketika melihat ibunya yang sering termenung membuat Timun Mas bertanya-tanya apakah yang terjadi. “Ibu apa yang terjadi, kenapa akhir-akhir ini ibu terlihat sedih?” Timun Mas memberanikan diri untuk bertanya.

Sebenarnya Mbok Srini tidak berminat menceritakan dengan jujur apa yang menganggu pikirannya. Namun Timun Mas terus mendesaknya sehingga tidak ada pilihan lain selain mengatakan dengan jujur apa yang terjadi.

Setelah terus mendapatkan desakan akhirnya diceritakan kisah Timun Emas dari awal sampai raksasa datang kembali. Selama ini asal usul Timun Mas memang dirahasiakan dan dianggap sebagai anak kandung Mbok Srini.

“Anakku, maafkan ibu karena sudah menyembunyikan sebuah rahasia padamu,” kata Mbok Srini. “Rahasia apakah itu ibu, bolehkah aku mengetahuinya?” tanya Timun Mas yang sangat penasaran.

“Timun Mas ketahuilah kalau kamu sebenarnya bukan anak kandung ibu. Kamu lahir dari buah timun. Ibu memiliki perjanjian dengan raksasa untuk menyerahkan kamu ketika sudah dewasa lagi.” Mbok Srini berusaha menjelaskan kisah Timun Emas.

Akhirnya Mbok Srini menceritakan rahasia yang selama ini disimpannya secara detail agar Timun Mas memahami. Termasuk mimpi kalau raksasa akan datang besok untuk menjemputnya dan dijadikan santapan.

Mengetahui cerita itu membuat Timun Mas kaget dan tidak mau ikut bersama raksasa itu. Meskipun dia sudah mengetahui kalau Mbok Srini bukan ibu kandungnya namun dia tidak mau dijadikan santapan.

Mendengar perkataan Timun Mas sebagai seorang ibu tentu saja menjadi sangat bingung. Sehingga mencari cara agar anaknya tersebut selamat namun sampai hari yang dijanjikan tidak juga menemukan jalan keluar.

Mbok Srini Menemui Pertapa Sakti di Sebuah Gunung

Raksasa datang juga untuk menagih janji Mbok Srini namun dia menyuruh Timun Mas berpura-pura sakit parah. Kemudian berjanji kepada raksasa itu bahwa dia akan menyembuhkan anaknya dulu baru boleh dibawa.

“Maaf tuan raksasa, Timun Mas sedang sakit parah dan tidak mungkin dibawa sekarang. Ijinkan saya merawat dan menyembuhkannya terlebih dahulu.” Tujuan Mbok Srini untuk mengulur waktu agar ada cara lain.

Raksasa tersebut percaya pada Mbok Srini dan meninggalkan kembali Timun Mas agar sembuh terlebih dahulu. Hal ini membuatnya bisa memikirkan cara lain agar bisa menyelamatkan Timun Mas dari raksasa.

Dalam kisah Timun Emas diceritakan kalau akhirnya Mbok Srini menemukan ide untuk bertemu dengan pertapa sakti. Pertapa tersebut tinggal di gunung sehingga memutuskan untuk besok pagi pergi ke sana.

Pertapa tersebut adalah teman almarhum suaminya yang siapa tahu bisa membantu menghentikan niat jahat raksasa. Timun Mas mendukung ibunya itu dan sangat berharap agar tidak menjadi santapan raksasa jahat.

Esok paginya Mbok Srini berangkat pagi-pagi buta ke gunung dan langsung menemui pertapa disana. Dia langsung menyampaikan maksud serta tujuannya itu dengan sangat jelas dan detail.

Kemudian pertapa itu masuk ke ruangan khusus dan meminta Mbok Srini menunggu sebentar disana. Beberapa saat muncullah pertapa itu dengan menyerahkan 4 buah bungkusan kecil kepada Mbok Srini.

Dalam kisah Timun Emas diceritakan kalau bungkusan itulah yang akan membantu melawan raksasa jahat. Pertapa menjelaskan isi dari masing-masing bungkusan di mana ada biji timun, jarum, garam dan terasi.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pertapa kemudian Mbok Srini membawa bungkusan itu pulang. Dia sangat percaya kalau pertapa itu dapat membantunya mengalahkan raksasa dan menyelamatkan anaknya.

Raksasa Datang Lagi untuk Menagih Janjinya

Setelah Mbok Srini mendapatkan penjelasan dari pertapa, langsung pulang dengan membawa keempat bungkusan. Sampai di rumahnya Mbok Srini menyerahkan langsung dan menjelaskan bagaimana cara menggunakan 4 bungkusan ke Timun Mas.

Dalam kisah Timun Emas 4 bungkusan itu nantinya akan digunakan sebagai senjata melawan raksasa jahat. Hati Mbok Srini sedikit lega karena setidaknya bisa melawan raksasa meskipun tidak ada jaminan menang.

Dua hari kemudian, raksasa kembali datang untuk mengambil Timun Mas di rumah Mbok Srini. Dia sangat ingin membawa Timun Mas dan menyantapnya sehingga terburu-buru mencari Mbok Srini.

“Hai janda tua, tepati janjimu di manakah anak itu. Jika tidak kau berikan maka kau juga akan kujadikan santapan.” Teriak raksasa itu yang sangat menginginkan Timun Mas saat itu juga.

Mbok Srini dengan tenang dan santainya memanggil Timun Mas agar keluar dari rumah. Timun Mas segera keluar kemudian berdiri di samping ibunya sambil memandangi raksasa jahat.

“Jangan takut anakku, jika raksasa akan menangkapmu  langsung lari dan ikuti perintah yang sudah ibu jelaskan,” bisik Mbok Srini. “Baik bu!” Timun Mas menjawab dengan sangat yakin.

Raksasa melihat Timun Mas menjadi dewasa semakin senang dan segera ingin menyantapnya. Ketika raksasa itu hendak menangkap langsung saja Timun Mas lari dengan sangat kencang meninggalkan ibunya.

Dari kisah Timun Emas terjadi kejar-kejaran yang membuat Timun Mas berlari sangat jauh sampai merasa lelah. Dia merasa sangat lelah dan membuat raksasa semakin dekat kemudian dengan mudah menemukannya.

Karena sudah tidak mungkin berlari lagi membuat Timun Mas mulai mengeluarkan bungkusan yang dibawanya. Kemudian dia pengikuti petunjuk yang diberikan ibunya dengan mengeluarkan satu per satu benda dalam bungkusan tersebut.

Kisah Timun Emas Berhasil Mengalahkan Sang Raksasa Jahat

Apa yang terjadi setelah satu per satu benda dalam bungkusan tersebut dikeluarkan, simak kisah ini selanjutnya. Pertama dia mengeluarkan benda pertama yaitu biji timun dan menebarkannya sesuai petunjuk ibunya.

Ajaibnya dalam waktu sekejab hutan berubah menjadi ladang timun dan batang tersebut menjalar. Kemudian melilit seluruh tubuh raksasa itu namun berhasil melepaskan dirinya untuk kembali mengejar Timun Mas.

Selanjutnya Timun Mas mengeluarkan benda dari bungkusan kedua yang diberikan oleh ibunya yaitu berisi jarum. Bungkusan tersebut dilemparkan kemudian berubah menjadi pohon bambu yang snagat rimbun dan runcing.

Sayangnya lagi-lagi raksasa itu mampu melewati bambu tersebut meskipun kakinya berdarah terkena tusukan bambu. Melihat hal ini membuat Timun Mas mulai cemas karena raksasa masih terus mengejarnya.

Dibukanya bungkusan ketiga isinya garam kemudian ditebarkannya kemudian hutan berubah menjadi lautan luas. Meskipun sudah menjadi lautan dan berharap raksasa itu tenggelam namun masih belum berhasil juga.

Kecemasan Timun Mas semakin meningkat karena senjatanya hanya tersisa satu dan apakah bisa berhasil. Jika tidak berhasil maka tamatlah riwayatnya sehingga membuatnya sangat sedih jika harus berpisah dengan ibunya.

Dengan penuh rasa percaya diri dia melemparkan bungkusan ke empat berisi terasi. Terasi itu menjadi lautan lumpur mendidih dan membuat raksasa itu masuk kedalamnya hingga akhirnya tewas seketika.

Melihat raksasa masuk ke kolam lumpur sampai tewas membuat Timun Mas menjadi sangat lega. Dia sangat bersyukur karena berhasil mengalahkan raksasa dan akhirnya tidak dijadikan santapan.

Dari sisa-sisa tenaga Timun Mas berjalan pulang menemui ibunya membuat Mbok Srini sangat bersyukur lega. Kemenangan dalam kisah Timun Emas membuat ibu dan anak ini bisa hidup berdua dengan tenang.

 

Baca juga : Dongeng Anak Sangkuriang, Asal Mula Gunung Tangkuban Perahu

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.